Mengintip Teknologi ABS Yamaha

Yamaha NMax, skuter harga di bawah RP 30 juta yang telah dilengkapi sistem anti-lock braking system (ABS). Fitur ini bermanfaat mencegah roda terkunci saat dilaksanakan pengereman mendadak. Tapi tahukah kita bagaimana teknik kerja ABS secara detail? Service Department PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Ridwan Arifin mengungkapkan, terdapat tiga komponen yang terintegrasi untuk menciptakan ABS bekerja: sensor kecepatan, hidrolik dan control unit. ABS bekerja ketika kecepatan Yamaha NMax menjangkau lebih dari 10 kpj dan pengendara mengerjakan rem mendadak. Kerja ABS ditata oleh hydraulic dan control unit, jadi walau tuas rem ditekan secara penuh, dua komponen tersebut yang menata tekanan yang diserahkan minyak rem, sehingga menangkal roda terkunci.

Bila roda terkunci, motor akan susah dikendalikan dan bahkan dapat kehilangan kendali sampai menimbulkan kemalangan fatal. Kehadiran ABS, meyakinkan kita tetap bisa mengendalikan motor ketika pengereman seketika dilakukan, sehingga dapat menghindar dari potensi kemalangan yang terdapat di depan. Sistem ABS Yamaha NMax pun lebih modern dari saudaranya, Aerox 155 VVA S-Version. Kenapa? Yamaha mencantumkan ABS dua channel guna roda depan dan belakang NMax, sampai-sampai lebih komprehensif mengawal pengereman. Berbeda dengan Aerox VVA yang melulu mempunyai ABS di roda depannya saja.

“Untuk ABS Yamaha NMax dan Aerox S-Version, komponennya sama, yang membedakan melulu channel saja,” tambahnya Ridwan. Di Indonesia, Yamaha NMax dengan ABS dibanderol Rp 29,6 juta (OTR Jakarta), lebih mahal nyaris Rp 4 juta dibanding NMax tanpa ABS. Dengan harga itu, Anda tidak saja mendapatkan ABS saja, tapi pun rem cakram di kedua roda. Fitur beda yang pun ada di Yamaha NMax, laksana sistem penyinaran digital guna lampu depan dan belakang, serta panel instrumen LCD. Kemudian mesin 155 cc berpendingin cairan miliknya tidak kalah canggih, dibekali teknologi variable valve actuation (VVA) yang dapat menjaga torsi dan tenaga maksmimal di masing-masing putaran mesin.

Bagaimana performanya? Jantung mekanis itu dapat mengeluarkan torsi puncak 14,4 Nm pada 6.000 rpm dan tenaga maksimal 15,09 PS pada 8.000 rpm. Sistem transmisinya CVT. Bila kita tertarik meminangnya, Yamaha NMax terdapat dalam empat opsi warna bodi: hitam, merah matte, abu-abu matte dan putih. Yamaha pun menyediakan sekian banyak aksesori resmi untuk konsumen yang hendak merogoh kocek lebih dalam, seperti: knalpot Hitman, box belakang, cover rem, windshield tinggi dan lain-lain.

Sistem rem anti terkunci atau yang biasa anda kenal sebagai anti-lock braking sistem (ABS) ialah sistem pengereman pada mobil atau motor guna menghentikan penguncian roda saat terjadi pengereman mendadak/keras. Beberapa motor yang mengadopsi sitem pengereman ABS ialah Yamaha R25 ABS. Sistem ini diadopsi dari teknologi serupa di pesawat terbang. ABS bekerja bilamana pada mobil atau motor terjadi pengereman keras sampai-sampai salah beberapa atau seluruh roda berhenti sedangkan mobil masih melaju, urusan ini dapat membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali laksana meliuk ke kanan atau ke kiri dan kendaraan masih tetap melaju walaupun roda telah berhenti berputar. Tentu saja sangat mempunyai resiko kecelakaan khususnya di jalan licin dan kelokan. Efek dari gaya sentrifugal memang hanya melempar mobil lurus ke depan. Namun bisa dibayangkan, bagaimana bila ketika gaya sentrifugal diterima mobil posisi roda depan sedang dalam keadaan miring. Ya, mobil akan meluncur tak terkendali, bahkan paling fatal mengakibatkan mobil terbalik. Untuk mengurangi gaya sentrifugal itulah maka tercipta rem ABS. Namun jauh sebelum ABS ditemukan para pembalap telah menerapkan prinsif kerja rem ABS secara manual.

Leave a Reply